-->

Gelora Bung Tomo Bikin Pemkot Rugi Rp 3 Miliar

Surabaya (beritajatim.com) - Hingga saat ini, Pemerintah kota Surabaya masih belum menikmati pemasukan dari Stadion megah Gelora Bung Tomo. Ganjalannya adalah belum adanya perwali yang mengatur penggunaan stadion tersebut.

Menyikapi hal ini, DPRD Surabaya memutuskan untuk tidak mencantumkan Gelora Bung Tomo dalam daftar PAD Surabaya. Ketua Komisi B DPRD Moch Machmud mengatakan pihaknya tak mau mencamtumkan target lagi terhadap Bung Tomo karena khawatir tak terealisasi lagi.

"Sebaiknya menunggu saja dulu peraturannya dibuat Walikota," ujarnya, Sabtu (14/01/2012).

Lebih lanjut, Machmmud menjelaskan bahwa kenyataan pada tahun lalu, Stadion Bung Tomo yang dikelola dengan beberapa fasilitas lainnya dengan nama Surabaya Sport Centre (SSC) sama sekali tak mendapat pemasukan. Padahal 2011 ditargetkan ada PAD yang masuk sebebsar Rp 1,05 miliar.

Belum dibuatkannya aturan untuk pengelolaan tersebut membuat UPTD yang mengurusi Stadion Bung Tomo tidak berani menyewakan untuk kepentingan umum atau menggelar pertandingan pertandingan dan pertunjukan komersial. Hal ini sangat merugikan Pemerintah Kota, pasalnya Pemkot harus memngeluarkan biaya sebesar 3 miliar rupiah per tahun untuk biaya perawatan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sigit Sugiharsono mengatakan bahwa sampai saat ini pihaknya masih menunggu draft perwali pemakaian Stadion Bung Tomo yang masih dalam proses pembahasan di Bagian Hukum Pemkot Surabaya.

"Kami masih menunggu draft itu turun untuk bisa jadi acuan," pungkasnya. [rif/but]

 
DI KARAWANG KAMI BERPIJAK...DI SURABAYA KAMI BERPIHAK...KAMI ADA UNTUK PERSEBAYA... BONEK KARAWANG